Pantangan Setelah Lasik Mata

Pantangan Setelah Lasik Mata

 

Pantangan Setelah Lasik Mata – Lasik adalah suatu prosedur untuk membentuk kelengkungan kornea. Mengapa harus dibentuk? Karena pada orang dengan mata minus ternyata korneanya lebih cembung daripada kornea orang normal. Sedangkan orang dengan mata plus (dalam hal ini, bukan plus pada orang tua usia 40 tahun), korneanya cenderung lebih datar, sedangkan pada mata silinder, kecembungan korneanya tidak sama rata di seluruh permukaan. Akibatnya sinar akan difokuskan tidak pada retina, tapi di depan retina, sehingga penglihatan akan buram. Dengan operasi lasik inilah, kornea akan dibentuk supaya sinar bisa masuk tepat pada retina tanpa bantuan kacamata atau kontak lensa.

Perlu diingat bahwa operasi LASIK tidak dapat memperbaiki gangguan penglihatan mata tua atau presbiopi. Kebanyakan dokter akan menyarankan metode perbaikan penglihatan dengan metode lain sebelum merekomendasikan operasi LASIK. Metode perbaikan penglihatan yang umumnya dilakukan adalah menggunakan kacamata atau kontak lensa.

Operasi LASIK tidak boleh dilakukan pada pasien dengan kondisi berikut:

  • Memiliki penglihatan yang baik.
  • Memiliki pupil yang besar atau kornea yang tipis.
  • Memiliki pekerjaan yang dapat terpengaruh pasca dilakukan operasi LASIK.
  • Memiliki mata presbiopi.
  • Mengikuti olahraga yang berisiko terjadi trauma fisik pada wajah.
Pantangan Setelah Lasik Mata

Pantangan Setelah Lasik Mata

Pantangan Setelah Operasi Lasik

Biarpun operasi LASIK berlangsung dalam waktu singkat dan tidak harus rawat inap di klinik mata atau rumah sakit, ada larangan-larangan pasca operasi yang harusnya Anda patuhi. Tentunya bila ingin hasil LASIK Anda sempurna. Apa sajakah larangan atau pantangan tersebut? Yuk simak bahasanya berikut ini :

  1. Tidak boleh mengucek mata

Setelah operasi LASIK, mata Anda akan merasa tak nyaman. Lamanya bervariasi, mulai dari 2 – 3 jam atau terkadang sampai 1 – 2 hari atau bisa juga lebih, tergantung kondisi dari masing-masing pasien. Pasca operasi LASIK, mata Anda akan terasa seperti gatal dan berpasir. Namun mengucek mata apalagi menggaruk tidak diperbolehkan. Dokter akan memberikan Anda obat tetes mata untuk mengatasi mata kering dan gatal pascaoperasi LASIK. Pada prinsipnya, dokter Anda akan menyarankan Anda untuk tidak menyentuh mata untuk alasan apa pun kecuali obat tetes mata.

  1. Tidak boleh keramas, cuci muka pakai sabun, dan berenang

Pada prinsipnya, menggunakan apa pun yang akan masuk ke area mata amat berbahaya pascaoperasi LASIK. Nah, yang berbahaya dari keramas atau berenang adalah air yang akan masuk ke mata, terutama air kolam berenang umum yang biasanya banyak tercemar bakteri. Namun jangan khawatir, larangan keramas ini biasanya hanya untuk beberapa hari saja.

  1. Tidak boleh mengemudi

Berapa lama larangan mengemudi untuk pasien pasca operasi LASIK? Tentunya tergantung pada waktu penyembuhan mata si pasien itu sendiri. Beberapa pasien baru boleh mengemudi setidaknya dua hari setelah operasi, dan itu pun bukan jarak jauh. Kondisi mata pasca operasi LASIK belum normal seratus persen, bahkan kadang menyebabkan sensitivitas tinggi terhadap cahaya pasca operasi. Banyak pasien yang merasa sangat silau saat melihat cahaya terang. Untuk itu, sangat disarankan untuk memakai kacamata hitam saat berkendara pada siang hari.

  1. Tidak boleh menggunakan make up di sekitar mata

Pada dasarnya, setiap make-up sangat tidak dianjurkan dipakai, setidaknya tiga hari sebelum atau sehari setelah operasi. Bahkan ada dokter mata yang menyarankan Anda untuk pantang ber-make-up sampai dua hari setelah operasi LASIK. Mengapa demikian? Hal ini  karena make up yang Anda gunakan dapat menginfeksi mata Anda. Make Up mengandung butiran-butiran halus yang sangat dimungkinkan masuk ke mata kita. Bisa dibayangkan jika ada benda-benda seperti partikel make up tersebut yang masuk ke mata kita, padahal mata kita baru saja menjalani operasi LASIK. Jika itu terjadi, resiko infeksi bisa menghantui kita. Oleh sebab itu, kita harus bersabar untuk tidak memakai make up dulu untuk sementara waktu.

Mengenai kapan Anda baru boleh menggunakan make-up lagi, baiknya dikonsultasikan terlebih dulu dengan dokter mata.

Demikian tadi hal-hal yang menjadi pantangan setelah LASIK mata. Semuanya penting untuk dituruti jika Anda ingin mata Anda kembali normal dan jangan lupa untuk kontrol ke dokter mata. Semoga bermanfaat bagi Anda yang akan operasi LASIK ^^

Pantangan Setelah Lasik Mata

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Manfaat Operasi Lasik Mata

Manfaat Operasi Lasik Mata

 

Manfaat Operasi Lasik Mata – LASIK adalah singkatan dari Laser-assisted in-situ keratomileusis, operasi mata dengan laser yang tujuannya untuk mengoreksi masalah penglihatan seperti mata minus, plus, silinder, serta mengurangi atau menghilangkan kebutuhan akan kacamata ataupun lensa korektif.

Operasi LASIK mata merupakan suatu prosedur yang paling umum digunakan dalam bedah refraktif. Bedah refraktif itu sendiri merupakan prosedur yang dilakukan untuk mengubah bentuk jaringan transparan berbentuk kubah (kornea) pada lapisan terluar mata. Kornea tidak berwarna (bening) yang menyelimuti bagian hitam pada mata kita.

Hasil yang diinginkan dari operasi LASIK mata adalah agar kornea mampu membiaskan sinar cahaya untuk fokus lebih tepat pada retina, bukan pada beberapa titik di luar retina ataupun sebelum sampai ke retina. Dengan demikian, mata minus, plus ataupun silinder bisa teratasi dan penglihatan akan lebih jelas alias normal kembali.

Kegunaan Operasi LASIK

Operasi mata LASIK ini dapat menjadi pilihan bagi Anda yang memiliki salah satu masalah penglihatan umum berikut ini:

  • Rabun Jauh (miopia – mata minus). Ketika bola mata sedikit lebih panjang dari normalnya atau ketika kurva kornea terlalu tajam, sehingga cahaya tidak fokus di retina, melainkan di depan retina sehingga mengaburkan penglihatan jarak jauh. Anda akan melihat benda-benda yang dekat lebih jelas, tetapi untuk objek yang lebih jauh akan terlihat buram.
  • Rabun Dekat (hyperopia – mata plus). Kebalikan dari kondisi di atas, rabun dekat terjadi ketika Anda memiliki lebih bola mata pendek dari normal atau kornea yang terlalu datar, cahaya akan berfokus di belakang retina. Hal ini membuat penglihatan dekat dan kadang-kadang penglihatan jauh menjadi kabur.
  • Astigmatisme (Silinder). Ketika kelengkungan kornea atau permukaannya tidak merata, maka yang terjadi adalah mata silinder, yang mengganggu fokus jatuhnya cahaya dekat dan jauh tidak tepat pada retina.
Manfaat Operasi Lasik Mata

Manfaat Operasi Lasik Mata

Manfaat Operasi Lasik Mata

Manfaat operasi lasik mata adalah untuk mengoreksi kemampuan melihat, berupaya untuk membentuk kembali kornea, bagian depan mata, sehingga cahaya yang masuk melalui kornea dapat terfokus dengan benar ke retina yang terletak di belakang mata. Manfaat lasik mata yang lain adalah sebagai salah satu dari sejumlah teknik bedah yang digunakan untuk membentuk kembali kornea.

Berikut ini akan kami bahas mengenai beberapa manfaat operasi lasik mata. Beberapa Manfaat Operasi Lasik tersebut, diantaranya :

  • Mempertajam penglihatan

Penelitian menunjukkan bahwa 95 persen pasien yang melakukan lasik mata mampu memiliki penglihatan setidaknya 20/40 dan 80 persen lainnya mengaku mencapai 20/20 atau bahkan lebih baik.

  • Hasil jangka panjang

Lasik mata memberikan hasil yang memuaskan dan permanen. Pasien tak perlu lagi melakukan pengobatan, operasi lagi, atau menggunakan alat bantu baca untuk melihat lebih baik. Rata-rata hasil ini akan dirasakan setelah tiga bulan pasca operasi.

  • Hasil dan pemulihannya cepat

Pasien dapat memiliki penglihatan kembali normal selama 24 jam pertama asalkan mata tidak terkena debu dan dikucek dengan kasar. Pasien pun bisa kembali bekerja setelah operasi.

  • Tak perlu alat bantu baca

Walaupun biaya lasik mata tergolong mahal, operasi ini cukup menjanjikan. Jika dikalkulasikan, harga operasi lasik mata mungkin bisa setara dengan perawatan dan pembelian kontak lensa atau kacamata seumur hidup. Lasik mata juga membantu menghilangkan ketidaknyamanan penggunaan kacamata atau kontak lensa, sehingga pasien dapat memiliki penglihatan lebih baik.

  • Bebas rasa sakit dan prosedur cepat

Obat tetes anestesi yang diberikan sebelum operasi lasik mata akan membuat pasien terbebas dari rasa sakit, sebelum, selama dan setelah operasi. Dalam waktu kurang dari 15 tahun, pasien akan merasakan perbaikan penglihatan.

Siapa Saja yang Layak Untuk Melakukan Operasi Mata LASIK ?

Prosedur bedah ini tidak dimaksudkan untuk setiap orang dengan kesalahan bias. Jadi itu perlu untuk menilai apakah orang tersebut adalah layak untuk menjalani operasi mata LASIK. Berikut ini adalah beberapa pedoman yang dirumuskan oleh FDA dan American Academy of Ophthalmology.

  • Umur : Dia harus berusia 18 tahun, karena daya penglihatan terus berubah pada remaja. Dalam beberapa kasus, batas usia yang diperbolehkan bisa menjadi 21 tahun. Jarang, operasi ini dilakukan pada remaja.
  • Kehamilan dan Perawatan : Operasi mata LASIK tidak diperbolehkan pada wanita hamil dan menyusui. Hal ini karena kondisi ini mempengaruhi akurasi pengukuran mata tentang pembiasan.
  • Obat Resep : Jika Anda menggunakan obat resep seperti, Accutane, prednison oral, Cardarone, Imitrex, dll, Anda tidak akan diizinkan untuk menjalani operasi mata ini.
  • Kondisi Medis : Seorang calon yang layak untuk menjalankan operasi mata LASIK harus sehat. Dia harus tidak memiliki kondisi medis seperti diabetes, katarak, infeksi mata, herpes, AIDS, keratoconus, gangguan autoimun, seperti rheumatoid arthritis, glaukoma, lupus, dll.
  • Resep Mata Harus Stabil : Jika resep mata Anda terus berubah setiap tahun, Anda bukan calon yang ideal untuk operasi LASIK. Sementara perubahan kecil tidak menjadi masalah, perubahan resep mata yang sering bisa menjadi penghalang bagi mereka yang tertarik dalam operasi ini.

Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk menjalani operasi LASIK mata, diskusikanlah dengan dokter yang menjadi kekhawatiran Anda. Dokter dapat menjelaskan bagaimana operasi bisa bermanfaat bagi Anda dan apakah Anda memenuhi syarat sehingga bisa terhindar dari bahaya dan efek sampingnya. Manfaat Operasi Lasik Mata

Manfaat Operasi Lasik Mata

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Operasi Lasik Untuk Mata Silinder

Operasi Lasik Untuk Mata Silinder

 

Operasi Lasik Untuk Mata Silinder – Mata Silinder adalah jenis penyakit mata yang disebabkan oleh Kelainan Refleksi Lensa Mata. Dimana lensa mata mempunyai cekungan yang berbeda antara tengah dan pinggir. Efek dari mata Silinder, penderita akan melihat benda seakan akan menjadi dua, karena jatuhnya bayangan benda di retina mata ada 2. Mata Silinder tidak berarti tidak bisa disembuhkan. Teknologi sekarang dengan menggunakan operasi lasik sudah bisa membuat mata silinder menjadi normal kembali.

Operasi lasik untuk mata silinder adalah prosedur pembedahaan yang menggunakan laser untuk mengoreksi penglihatan. Operasi lasik untuk mata silinder bertujuan untuk memperabaiki kesalahan bias, dengan membentuk kembali kornea mata.

Dengan operasi lasik untuk mata silinder, cahaya yang jatuh pada kornea dapat bener-benar fokus pada retina. Berbeda dengan kacamata dan lensa kotak yang diperuntungkan sebagai alat bantu, operasi lasik mata silinder adalah tindakan pembedahan mata, memperbaiki lensa mata dengan bantuan peralatan laser canggih.

Untuk prosedur lasik sendiri hanya memakan waktu 20 menit tanpa proses penjahitan, karena pembedahan menggunakan laser. Pembedahan dilakukan hanya untuk menyayat lapisan kornea, lalu dilakukan penyinaran untuk memperbaiki mata yang rusak, kemudian kornea akan ditutup dan akan menempel dengan sendirinya sehingga operasi lasik tidak menimbulkan bekas luka ataupun jahitan.

Operasi Lasik Untuk Mata Silinder

Operasi Lasik Untuk Mata Silinder

Operasi lasik untuk mata silinder ini di lakukan dengan pasien dalam keadaan sadar. Hanya saja pasien akan di beri obat untuk membuatnya nyaman dan tidak tegang atau gugup. Lasik untuk mata silinder bisa di lakukan untuk satu mata atau keduanya sekaligus dalam satu sesi prosedur operasi. Ketika prosedur berlangsung, pisau otomatis khusus atau di sebut dengan mikrokeratome di gunakan untuk memotong jaringan mata yang mengganggu di lapisan luar bola mata. Sekarang prosedur ini telah banyak di kenal orang dan menggunakan berbagai jenis laser untuk membentuk kelopak kornea mata. Kelopak ini di letakkan di bagian luar dan laser di gunakan untuk membentuk kembali jaringan kornea yang ada di bagian dalam.

Operasi Lasik, Apakah Sakit ?

Banyak yang mengira jika lasik mata itu sakit, namun sebetulnya lasik mata tidaklah sakit hanya saja saat masa pemulihan, umumnya pasien akan merasa nyeri atau gatal pada mata dengan intensitas yang berbeda-beda. Karna selama operasi, Anda akan diberikan tetes mata yang digunakan untuk mematirasakan mata. Operasi lasik mata telah dibuktikan aman dan efektif untuk kebanyakan orang-orang. Dengan penyaringan dan pemilihan pasien secara hati-hati, harapan-harapan yang layak, dan dalam perawatan dari seorang ahli bedah yang berpengalaman, kebanyakan pasien akan sangat senang dengan hasil operasi matanya.

Syarat Operasi Lasik Untuk Mata Silinder

Untuk menjalankan operasi lasik untuk mata silinder, maka mata anda harus memenuhi beragam kriteria mendasar dan amat penting. Kemudian, apa saja criteria yang harus dipenuhi oleh seorang calon konsumen terhadap operasi lasik untuk mata silinder ? Anda bisa mendapatkan jawabannya berikut ini :

  • Mata anda harus sehat
  • Ketebalan kornea yang cukup
  • Mata yang tidak mengalami kesalahan bias tinggi
  • Umur yang tepat, usia diatas 18 tahun
  • Melepas softlens selama 14 hari atau hard lens selama 30 hari sebelum Lasik mata
  • Tidak sedang hamil/menyusui
  • Tidak ada tekanan mata tinggi
  • Tidak ada infeksi
  • Tidak ada masalah katarak

Kelebihan Operasi Lasik Untuk Mata Silinder

Meski keterangan yang diberikan hanya ringkas akan tetapi operasi lasik mata telah dibuktikan aman dan efektif untuk kebanyakan orang-orang. Dengan penyaringan dan pemilihan pasien secara hati-hati, dan yang memiliki harapan-harapan yang layak, dan dalam perawatan dari seorang ahli bedah yang berpengalaman, kebanyakan pasien-pasien akan sangat senang dengan hasil-hasil mereka. Ini adalah beberapa dari keuntungan-keuntungan lain dari operasi lasik untuk mata silinder :

  • Lasik mampu untuk mengkoreksi secara akurat kebanyakan tingkatan-tingkatan dari myopia (nearsightedness), hyperopia (farsightedness), dan astigmatisma.
  • Prosedurnya cepat, biasanya berlangsung hanya lima sampai 10 menit, dan biasanya tidak sakit. Operasi Lasik Untuk Mata Silinder
  • Karena lasernya dituntun oleh sebuah komputer, ia adalah sangat tepat dan hasil-hasilnya adalah sangat akurat. Operasi Lasik Untuk Mata Silinder
  • Pada kebanyakan kasus-kasus, suatu perawatan tunggal akan mencapai hasil yang diinginkan; bagaimanapun, perbaikan-perbaikan adalah mungkin jika diperlukan, bahkan bertahun-tahun setelah operasi pertama/awal.

Efek Samping dan Bahaya Operasi LASIK mata

Seperti halnya operasi lain, operasi LASIK terkadang juga diiringi dengan risiko efek samping atau komplikasi yang tidak sesuai harapan, termasuk:

  • Undercorrections. Jika laser hanya menghilangkan terlalu sedikit jaringan kornea, maka hasilnya penglihatan tidak sejelas yang diharapkan. Undercorrections lebih umum terjadi pada orang-orang dengan rabun jauh.
  • Overcorrections. Ada juga kemungkinan bahwa laser menghilangkan terlalu banyak jaringan kornea. Overcorrections mungkin lebih sulit untuk memperbaiki daripada undercorrections.
  • Penglihatan Kembali Buram. Seiring waktu, mata perlahan-lahan kembali ke keadaan semula sebelum operasi. Hal ini bisa terjadi karena kondisi tertentu, seperti penyembuhan luka abnormal, ketidakseimbangan hormon atau kehamilan.
  • Hilangnya penglihatan atau perubahan. Kehilangan penglihatan akibat komplikasi bedah jarang terjadi. Beberapa orang mungkin tidak melihat setajam atau sejelas seperti sebelumnya.
  • Astigmatisme. Silindris dapat disebabkan oleh penghapusan jaringan kornea yang tidak merata. Ini mungkin memerlukan pembedahan tambahan, kacamata atau lensa kontak.
  • Mata kering. LASIK menyebabkan penurunan sementara dalam produksi air mata. Selama enam bulan pertama atau lebih setelah operasi, mata mungkin terasa kering sampai kondisi benar-benar sembuh. Mata kering dapat mengurangi kualitas penglihatan. Dokter mata biasanya menyarankan obat tetes mata periode tersebut.
  • Masalah Flap. Pada saat mengembalikan (melipat kembali) atau menghapus flap kornea selama operasi dapat menyebabkan komplikasi, termasuk infeksi, kelebihan air mata dan peradangan. Lapisan terluar kornea (epitel) juga dapat tumbuh tidak normal di bawah flap selama proses penyembuhan.

Meskipun operasi ini sangat populer sebagai salah satu prosedur perbaikan penglihatan yang efektif, beberapa individu dapat mengalami efek samping tertentu dan komplikasi. Sehingga disarankan untuk mengevaluasi kelebihan dan kekurangan operasi lasik mata untuk silinder sebelum memilih prosedur ini. Sekian artikel mengenai Operasi Lasik Untuk Mata Silinder. Semoga bermanfaat ^^

Operasi Lasik Untuk Mata Silinder

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Resiko Operasi Laser Mata

Resiko Operasi Laser Mata

Resiko Operasi Laser Mata – LASIK atau Laser In Situ Keratomileusis, yang berarti menggunakan suatu laser dibawah suatu penutup kornea (in situ) untuk merubah bentuk kornea (keratomileusis). Prosedur ini menggunakan suatu laser yang sangat khusus (excimer laser) yang diciptakan untuk merawat refractive error (kesalahan bias), memperbaiki penglihatan, dan mengurangi atau mengeliminasi keperluan kacamata-kacamata atau lensa-lensa kontak.

Prosedur laser ini merubah bentuk kornea, yang adalah penutup depan yang transparan dari mata. Walaupun excimer laser telah digunakan bertahun-tahun sebelumnya, perkembangan dari LASIK umumnya diberikan penghargaan pada Ioannis Pallikaris dari Yunani sekitar tahun 1991.

Operasi lasik mata dilakukan dengan membedah mata, memperbaiki lensa mata dengan bantuan peralatan laser canggih. Operasi lasik mata yang dilakukan hanya memakan waktu sekitar 20 menit dan tanpa proses penjahitan, karena pembedahan dilakukan dengan menggunakan laser. Pembedahan dilakukan untuk menyayat lapisan kornea, lalu dilakukan penyinaran untuk memperbaiki mata yang rusak, kemudian kornea ditutupkan dan akan menempel dengan sendiri tanpa perlu dijahit sehingga operasi lasik tidak menimbulkan bekas luka/jahitan.

Resiko Operasi Laser Mata

Resiko Operasi Laser Mata

Apa Saja Resiko Operasi Laser Mata ?

Operasi lasik banyak di pilih oleh masyarakat unruk mengatasi berbagai macam masalah pada mata, seperti mata minus. Namun ternyata, operasi lasik memiliki beberapa resiko. Apa saja resiko operasi laser mata ? Berikut adalah resiko operasi laser mata :

  1. Mata Kering

Operasi dengan menggunakan laser yang diarahkan ke bagian mata dapat sangat mengancam, terlebih jika terjadi kesalahan. Mata kering menjadi efek paling umum yang terjadi pasca operasi LASIK apabila kelenjar air mata terpengaruh sorotan laser, resiko operasi lasik. Akibatnya, mata kehilangan kemampuan melembabkan alaminya.

  1. Efek Samping Gangguan Melihat

Penglihatan yang bermasalah di malam hari dan seakan terdapat bintik-bintik pada setiap objek adalah resiko operasi LASIK selanjutnya, hal itu terjadi akibat kesalahan teknik koreksi kornea yang terjadi selama prosedur berlangsung.

  1. Resiko Kebutaan

Alih-alih memperbaiki daya penglihatan yang menurun akibat minus, Anda justru terpapar resiko yang sangat mengerikan ini adalah salat satu resiko operasi lasik. Anda hanya dapat melakukan lasik apabila level minus mencapai 7 atau lebih. Sementara itu, jika minus Anda belum 7, resiko kebutaan akibat operasi bisa mengancam.

  1. Bulu Mata Tumbuh Di Tempat Tak Seharusnya

Sorotan laser operasi LASIK juga dapat mengakibatkan kerusakan sisi dalam kelopak mata. Sebagai akibatnya, bulu mata bisa tumbuh ke dalam bola mata. Dan gara-gara kondisi itu, Anda bisa jadi harus menjalani prosedur operasi lainnya.

  1. Gangguan Penglihatan

Operasi laser terkadang menyebabkan penglihatan buruk di malam hari. Hal itu biasanya ketika teknik koreksi kornea salah. Anda merasa seperti ada sesuatu yang mengambang di mata dan mengaburkan penglihatan.

  1. Beriko Untuk Beberapa Pasien Rabun Dekat

Resiko operasi laser mata lainnya adalah jika Anda melihat jauh, tingkat penglihatan membaik setelah operasi yang Anda alami dapat menurun dengan bertambahnya usia. Hal ini dapat terjadi jika Anda mewujudkan pembiasan (sebuah ujian visus dengan lensa sebelum tetes midriatil) adalah sangat berbeda dari cycloplegic Anda pembiasan (sebuah ujian visus dengan lensa setelah tetes dilatasi/pelebaran pupil).

  1. Menderita Gejala Visual Menurun

Resiko operasi laser mata lainnya adalah beberapa pasien mengeluh silau, lingkaran cahaya, dan atau penglihatan ganda yang dapat secara serius mempengaruhi penglihatan malam hari, resiko operasi lasik. Bahkan dengan visus yang baik pada bagan visus, beberapa pasien tidak melihat dan juga dalam situasi kontras yang rendah, seperti pada malam hari atau berkabut, setelah perawatan dibandingkan dengan sebelum pengobatan.

Semua operasi lasik untuk mengoreksi kemampuan melihat, berupaya untuk membentuk kembali kornea, bagian depan mata, sehingga cahaya yang masuk melalui kornea dapat terfokus dengan benar ke retina yang terletak di belakang mata. Lasik mata adalah salah satu dari sejumlah teknik bedah yang digunakan untuk membentuk kembali kornea.

Meskipun operasi laser mata sangat populer sebagai salah satu prosedur perbaikan penglihatan yang efektif, beberapa individu dapat mengalami efek samping tertentu dan komplikasi setelah menjalani operasi lasik.

Sekian artikel mengenai resiko operasi laser mata. Semoga artikel mengenai resiko operasi laser mata diatas dapat bermanfaat untuk Anda serta dapat menambah informasi untuk Anda.

Resiko Operasi Laser Mata

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , | Leave a comment

Operasi Lasik Gagal, Mungkinkah ?

Operasi Lasik Gagal, Mungkinkah ?

 

Operasi Lasik Gagal, Mungkinkah ? LASIK adalah singkatan dari Laser-assisted in-situ keratomileusis, operasi mata dengan laser yang tujuannya untuk mengoreksi masalah penglihatan seperti mata minus, plus, silinder, serta mengurangi atau menghilangkan kebutuhan akan kacamata ataupun lensa korektif.

Operasi Lasik Gagal, Mungkinkah ?

Operasi Lasik Gagal, Mungkinkah ?

Operasi LASIK mata merupakan suatu prosedur yang paling umum digunakan dalam bedah refraktif. Bedah refraktif itu sendiri merupakan prosedur yang dilakukan untuk mengubah bentuk jaringan transparan berbentuk kubah (kornea) pada lapisan terluar mata. Kornea tidak berwarna (bening) yang menyelimuti bagian hitam pada mata kita.

Hasil yang diinginkan dari operasi LASIK mata adalah agar kornea mampu membiaskan sinar cahaya untuk fokus lebih tepat pada retina, bukan pada beberapa titik di luar retina ataupun sebelum sampai ke retina. Dengan demikian, mata minus, plus ataupun silinder bisa teratasi dan penglihatan akan lebih jelas alias normal kembali.

Operasi LASIK dapat dilakukan untuk penderita gangguan penglihatan sebagai berikut:

  • Rabun jauh (miopia). Ini merupakan kondisi ketika bola mata terlalu panjang atau kornea mata terlalu cembung. Kondisi tersebut menyebabkan bayangan benda terfokus di depan retina, sehingga objek yang terletak jauh tidak akan jelas terlihat. Penyebab seseorang mengalami miopia belum diketahui secara jelas, namun kemungkinan terkait faktor genetik atau faktor lingkungan. Pada penderita miopia, operasi LASIK akan memipihkan kornea mata yang terlalu tebal sehingga fokus cahaya dapat jatuh tepat pada retina.
  • Rabun dekat (hipermetropi). Ini merupakan kondisi ketika bola mata terlalu pendek atau lengkungan kornea terlalu datar. Kondisi tersebut menyebabkan bayangan suatu benda yang seharusnya terfokus pada retina, terfokus di belakang retina sehingga benda-benda yang terletak di dekat mata tidak dapat terlihat jelas. Rabun dekat umumnya terdeteksi sejak dini dan dapat diturunkan secara genetis. Pada penderita hipermetropia, operasi LASIK dilakukan untuk membuat korena mata lebih cembung sehingga fokus cahaya jatuh tepat pada retina.
  • Astigmatisme. Ini merupakan kondisi mata yang terjadi akibat lengkungan kornea dan/atau lensa mata tidak simetris, sehingga bayangan benda yang tertangkap mata tidak dapat terfokus dengan baik. Astigmatisme dapat muncul pada seseorang sejak lahir atau pasca mengalami kecelakaan, pembedahan, atau karena suatu penyakit. Kelainan ini bukan diakibatkan membaca di tempat redup atau menonton televisi terlalu dekat. Operasi LASIK pada penderita astigmatisme akan mengatur bentuk kornea yang tidak simetris menjadi lebih normal dan simetris.

Perlu diingat bahwa operasi LASIK tidak dapat memperbaiki gangguan penglihatan mata tua atau presbiopi. Kebanyakan dokter akan menyarankan metode perbaikan penglihatan dengan metode lain sebelum merekomendasikan operasi LASIK. Metode perbaikan penglihatan yang umumnya dilakukan adalah menggunakan kacamata atau kontak lensa.

Apakah Mungkin Operasi Lasik Gagal ?

Risiko kegagalan pasti ada dalam setiap prosedur medis yang dilakukan seseorang. Hal ini pun berlaku ketika seseorang menjalani operasi lasik. Menurut salah satu dokter spesialis mata, kemungkinan terjadinya operasi lasik gagal kira-kira 1 banding 100 ribu

Infeksi post-lasik ini, bisa terjadi akibat kebiasaan mengucek-ngucek mata, adanya debu yang masuk ke dalam mata, serta perawatan pasca lasik yang kurang tepat. Selain terjadi infeksi, ada pula ‘kegagalan’ lain yakni si pasien tidak puas dengan hasil operasi. Misalnya penglihatan jadi berasa seperti berbayang atau terasa enggak nyaman. Tapi rata-rata sekitar 96% orang puas dengan hasil operasi lasik.

Sementara itu, kegagalan juga bisa terjadi saat dilakukan operasi atau yang disebut juga dengan komplikasi intraoperasi. Penyebab komplikasi ini misalnya saja flek yang rusak atau lepas. Meski demikian, persentase kemungkinan komplikasi ini kecil sekali, paling banyak 5%.

Dikutip dari Mayo Clinic, jika jaringan di mata terlalu banyak atau terlalu sedikit ‘diangkat’ salah satu risikonya yakni penglihatan menjadi tidak jelas. Kemudian, risiko astigmatisma yaitu objek penglihatan terlihat menyimpang dan kabur juga bisa terjadi jika jaringan mata yang sehat turut ‘diangkat’.

Pasca operasi, Anda juga bisa mengalami kesulitan saat melihat di malam hari. Misalnya, objek terlihat dobel atau sangat berkilau. Selain itu, lasik juga disebut bisa mengurangi produksi air mata sehingga mata mudah kering. Terkait kebiasaan mengucek mata, selain infeksi, mata juga bisa membengkak dan terjadi kelebihan air mata.

Operasi Lasik Gagal, Mungkinkah ?

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Lasik Mata, Berbahayakah Untuk Mata ?

Lasik Mata, Berbahayakah Untuk Mata ?

 

Lasik Mata, Berbahayakah Untuk Mata ? Saat ini kemajuan teknologi terjadi sangat pesat di segala bidang kehidupan. Begitu juga di dunia kedokteran, kemajuan teknologi telah digunakan untuk pemeriksaan dan penatalaksanaan suatu penyakit. Sebagai contoh yang akan dibahas disini adalah penggunaan LASIK untuk memperbaiki cacat mata seperti: miopi (rabun jauh), hipermetropi (rabun dekat), dan astigmatisma (silinder). Dahulu sebelum ditemukannya teknologi LASIK, cara yang digunakan untuk memperbaiki cacat mata adalah dengan tindakan bedah konvensional.

Lasik Mata, Berbahayakah Untuk Mata ?

Lasik Mata, Berbahayakah Untuk Mata ?

Tindakan ini memiliki risiko yang sangat besar karena bisa menyebabkan kebutaan. Namun, dengan ditemukannya teknologi LASIK kekhawatiran masyarakat tersebut mulai sirna. Kemudian pertanyaannya adalah apakah teknologi LASIK ini benar-benar aman bagi mata? LASIK (Laser-Assisted In situ Keratomileusis) adalah suatu tindakan bedah mata dengan laser refraktif yang dilakukan oleh oftalmologis untuk memperbaiki miopi, hipermetropi, dan astigmatisma.

Syarat Operasi Lasik

Operasi Lasik adalah prosedur pembedahan yang menggunakan laser untuk koreksi penglihatan. Lasik mata bertujuan untuk memperbaiki kesalahan bias, dengan membentuk kembali kornea. Dengan operasi lasik, cahaya yang jatuh pada kornea dapat benar-benar focus pada retina.

Ini menghilangkan kebutuhan kacamata atau lensa kontak dan meningkatkan penglihatan untuk sebagian besar. Namun ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar dapat dipertimbangkan untuk menjalani tindakan operasi lasik pada penderita kelainan refraksi yang terpenting diantaranya adalah:

  • Mata anda harus sehat
  • Ketebalan kornea yang cukup
  • Mata yang tidak mengalami kesalahan bias tinggi
  • Umur yang tepat

Agar operasi lasik berjalan lancar, Anda harus mempersiapkan diri dengan baik, seperti berhenti memakai lensa kontak selama beberapa minggu sebelum operasi, hindari memakai riasan mata sehari sebelum operasi dan pada saat operasi dilakukan, dan terakhir jaga kebersihan area mata Anda.

Apakah lasik mata berbahaya ?

Walaupun operasi ini terbukti efektif, namun teknik bedah lasik mata ini memiliki beberapa efek samping, walaupun kejadiannya kurang dari 5% dari total pasien. Beberapa bahaya operasi lasik mata yang ditimbulkan adalah:

  • Mata terasa kering setelah beberapa bulan. Suplemen air mata buatan sangat dibutuhkan untuk mengatasinya.
  • Mata terasa berpendar atau seakan akan melihat cahaya tipis di sekitar objek benda, terutama malam hari.
  • Bentuk mata yang tidak proporsional. Hal ini disebabkan penipisan dinding mata, walaupun jarang terjadi.
  • Kehilangan penglihatan. Hal ini bisa diatasi dengan pencangkokan kornea mata atau pencangkokan lensa kontak yang keras.
  • Pasien dapat kehilangan penglihatan tajam. Kemampuan yang menurun tersebut juga tidak mampu dikoreksi dengan lensa kontak, dan kacamata.
  • Gejala visual yang menurun. Beberapa pasien tidak mampu melihat dengan pencahayaan yang rendah, seperti pada malam hari atau ketika cuaca sedang berkabut.
  • Sindrom mata kering yang cukup parah. Setelah menjalani operasi lasik, mungkin saja mata anda akan sulit untuk menghasilkan cukup air mata sehingga mata cenderung kering dan benar-benar menjadi permanen. Kondisi yang permanen tersebut dapat disembuhkan dengan cara terapi intensif melalui konsultasi dokter terlebih dahulu.
  • Hasil yang tidak sebaik pasien lainnya. Ini bisa saja terjadi dimana anda mendapatkan kesalahan operasi dan membuat penglihatan tidak sesempurna orang lain. Mungkin saja, pada awalnya Anda harus mendiskusikan masalah ini kepada dokter dan kemudian berusaha mendapatkan sebuah harapan yang realistis agar Anda tidak terkejut akan masalah yang terjadi kedepannya.
  • Efek dari operasi yang belum dapat diketahui secara pasti. Lasik mata memang merupakan operasi yang begitu bernilai apabila kita membicarakan dampak positifnya.

Nah itulah beberapa risiko yang mungkin akan dialami pasien. Oleh sebab itu, penting untuk menghitung risiko potensial dari seorang pasien dan tidak hanya perkiraan kemungkinan rata-rata untuk semua pasien. Jika dilihat dari manfaat dan komplikasi yang ditimbulkan, sementara ini tindakan bedah Lasik Mata lebih menguntungkan daripada tindakan bedah konvensional. Namun, karena Operasi Lasik ini masih sangat baru bisa saja terjadi kemungkinan tindakan ini lebih berbahaya dari tindakan sebelumnya. Semoga bermanfaat ^^

Lasik Mata, Berbahayakah Untuk Mata ?

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Efek Samping Pasca Lasik Mata

Efek Samping Pasca Lasik Mata

 

Efek Samping Pasca Lasik Mata – Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa tidak ada prosedur sempurna untuk gangguan indra penglihatan. Sebanyak 40 persen pasien yang menjalani prosedur laser pada mata atau LASIK mengalami efek samping pasca operasi.

Efek Samping Pasca Lasik Mata

Efek Samping Pasca Lasik Mata

Melansir Live Science, pengujian yang dilakukan oleh peneliti Food and Drug Administration tersebut menemukan bahwa efek samping dirasakan 40 persen pasien LASIK tiga bulan pasca tindakan. LASIK yang merupakan singkatan dari laser-assisted in situ keratomileusis adalah sebutan umum untuk operasi laser pada mata. Operasi ini dilakukan untuk melakukan pembetulan pada kasus miopi atau rabun jauh, hiperopia atau rabun dekat, dan astigmatisma atau yang dikenal awam dengan rabun ‘silindris.’

Operasi mata dengan laser menjadi terkenal beberapa tahun lalu dengan klaim minim efek samping, cepat, dan memiliki hasil yang memuaskan. Pada 2011, telah dilakukan lebih dari 11 juta prosedur LASIK di Amerika Serikat.

Namun, hasil penelitian yang dirilis dalam jurnal JAMA Ophthalmology per 23 November 2016 lalu, ditemukan fakta bahwa para pasien LASIK mulai merasakan gangguan penglihatan yang sebelumnya tidak muncul pra-operasi, yaitu silau atau melihat bias cahaya sekitar objek. Studi tersebut dilakukan dengan mengikuti dua kelompok pasien selama enam bulan. Kelompok pertama adalah 262 perwira Angkatan Laut dengan rata-rata berusia 29. Sedangkan kelompok kedua terdiri dari 312 warga sipil berusia rata-rata 32 tahun.

Sebelum perlakuan operasi, para responden diminta untuk memberikan keterangan kondisi penglihatan mereka. Pertanyaan yang sama juga diberikan pasca operasi ditambah dengan kepuasan atas operasi dan gangguan penglihatan seperti silau atau bias cahaya, atau bias objek.

Dalam operasi LASIK, dokter membuat luka kecil di kornea mata. Mereka kemudian menggunakan laser untuk menghapus beberapa jaringan kornea dan membentuknya kembali dengan tujuan meningkatkan daya lihat seseorang.

Setelah operasi, secara keseluruhan pandangan responden mengalami peningkatan. Namun 43 persen pada kelompok Angkatan Laut dan 46 persen di kelompok sipil dilaporkan mengalami gejala baru seperti bias gambar, silau, halo, pada tiga bulan pasca operasi.

Penelitian ini juga menemukan rata-rata orang merasa lebih puas dengan kualitas penglihatan setelah operasi dibanding sebelum tindakan. Namun sekitar satu dan enam persen orang di kedua kelompok melaporkan ketidakpuasan enam bulan pasca tindakan LASIK.

Nah, apa saja efek samping pasca lasik mata yang mungkin saja terjadi ? Berikut beberapa efek samping pasca lasik mata, antara lain :

  • Mata Kering

Efek samping lasik adalah mata kering. Operasi dengan menggunakan laser yang diarahkan ke bagian mata dapat sangat mengancam, terlebih jika terjadi kesalahan. Mata kering menjadi efek paling umum yang terjadi pasca operasi LASIK apabila kelenjar air mata terpengaruh sorotan laser. Akibatnya, mata kehilangan kemampuan melembabkan alaminya.

  • Efek Samping Gangguan Melihat

Efek samping lasik adalah efek samping gangguan penglihatan. Penglihatan yang bermasalah di malam hari dan seakan terdapat bintik-bintik pada setiap objek adalah resiko operasi LASIK selanjutnya, hal itu terjadi akibat kesalahan teknik koreksi kornea yang terjadi selama prosedur berlangsung.

  • Resiko Kebutaan

Efek samping lasik adalah adanya resiko kebutaan. Alih-alih memperbaiki daya penglihatan yang menurun akibat minus, Anda justru terpapar resiko yang sangat mengerikan ini adalah salat satu resiko operasi lasik. Anda hanya dapat melakukan lasik apabila level minus mencapai 7 atau lebih. Sementara itu, jika minus Anda belum 7, resiko kebutaan akibat operasi bisa mengancam.

  • Bulu Mata Tumbuh Di Tempat Tak Seharusnya

Sorotan laser operasi LASIK juga dapat mengakibatkan kerusakan sisi dalam kelopak mata. Sebagai akibatnya, bulu mata bisa tumbuh ke dalam bola mata. Dan gara-gara kondisi itu, Anda bisa jadi harus menjalani prosedur operasi lainnya.

  • Untuk Beberapa Pasien Rabun Dekat, Hasil Dapat Mengurangi Usia

Efek samping lasik lainnya adalah jika Anda melihat jauh, tingkat penglihatan membaik setelah operasi yang Anda alami dapat menurun dengan bertambahnya usia. Hal ini dapat terjadi jika Anda mewujudkan pembiasan (sebuah ujian visus dengan lensa sebelum tetes midriatil) adalah sangat berbeda dari cycloplegic Anda pembiasan (sebuah ujian visus dengan lensa setelah tetes dilatasi/pelebaran pupil).

  • Menderita Gejala Visual Menurun

Efek samping pasca lasik mata adalah beberapa pasien mengeluh silau, lingkaran cahaya, dan atau penglihatan ganda yang dapat secara serius mempengaruhi penglihatan malam hari. Bahkan dengan visus yang baik pada bagan visus, beberapa pasien tidak melihat dan juga dalam situasi kontras yang rendah, seperti pada malam hari atau berkabut, setelah perawatan dibandingkan dengan sebelum pengobatan.

  • Efek Jangka Panjang Belum Diketahui

Efek samping pasca lasik mata adalah efek jangka panjang yang belum diketahui. Lasik mata adalah teknologi yang relatif baru. Laser pertama disetujui untuk operasi lasik mata pada tahun 1998. Oleh karena itu, jangka panjang keamanan dan efektivitas operasi lasik mata tidak diketahui.

Semua operasi lasik untuk mengoreksi kemampuan melihat, berupaya untuk membentuk kembali kornea, bagian depan mata, sehingga cahaya yang masuk melalui kornea dapat terfokus dengan benar ke retina yang terletak di belakang mata. Lasik mata adalah salah satu dari sejumlah teknik bedah yang digunakan untuk membentuk kembali kornea.

Meskipun operasi lasik sangat populer sebagai salah satu prosedur perbaikan penglihatan yang efektif, beberapa individu dapat mengalami efek samping tertentu dan komplikasi setelah menjalani operasi lasik.

Efek Samping Pasca Lasik Mata

Posted in Uncategorized | Tagged , , , | Leave a comment

Syarat Operasi Lasik Mata Minus

Syarat Operasi Lasik Mata Minus

 

Syarat Operasi Lasik Mata Minus – Lasik mata atau laser-assisted in-situ keratomileusis adalah prosedur pembedahan yang menggunakan laser untuk koreksi penglihatan. Prosedur ini bertujuan untuk memperbaiki kesalahan bias, dengan membentuk kembali kornea. Dengan operasi ini, cahaya yang jatuh pada kornea dapat benar-benar fokus pada retina. Ini menghilangkan kebutuhan kacamata atau lensa kontak dan meningkatkan penglihatan untuk sebagian besar. Dulu penanganan dengan lasik mata lebih diarahkan pada mata minus (myopia). Seiring dengan perkembangan dunia kesehatan, astigmatisma (mata silinder) juga bisa diatasi melalui prosedur lasik mata.

Syarat Operasi Lasik Mata Minus

Syarat Operasi Lasik Mata Minus

Semua operasi laser untuk mengoreksi kemampuan melihat, berupaya untuk membentuk kembali kornea, bagian depan mata, sehingga cahaya yang masuk melalui kornea dapat terfokus dengan benar ke retina yang terletak di belakang mata. Lasik mata adalah salah satu dari sejumlah teknik bedah yang digunakan untuk membentuk kembali kornea.

Operasi Lasik adalah operasi yang dilakukan terhadap penderita mata minus. Biasanya dokter akan lebih menyarankan untuk operasi lasik mata jika penderita mata minus sudah merasa bahwa mata minus yang ia derita sudah sangat mengganggu. Tetapi ada juga yang melakukan operasi ini dengan alasan tidak nyaman menggunakan kaca mata atau lensa kontak.

Apa Saja Syarat Operasi Lasik Mata Minus ?

Untuk menjalankan operasi lasik mata, maka mata anda harus memenuhi beragam kriteria mendasar dan amat penting. Kemudian, apa saja criteria yang harus dipenuhi oleh seorang calon konsumen terhadap operasi lasik mata ? Berikut ini adalah syarat operasi lasik mata minus :

  1. Mata Harus Sehat

Syarat operasi lasik mata minus adalah mata Anda tentu saja harus mempunyai kondisi yang baik dan sehat. Dalam artian tidak terjadi beragam gangguan seperti mata kering. Jika anda mengalami mata kering terus-menerus, maka Anda tidak dapat menghasilkan cukup air mata untuk menjaga mata tetap terlumasi dan sehat selama operasi lasik mata berlangsung.

  1. Ketebalan Kornea Yang Cukup

Selama operasi ini berlangsung, terdapat laser yang berfungsi memperbaiki bentuk dan secara langsung memberikan kikisan terhadap kornea mata Anda. Tentu saja, untuk berhasil di dalam operasi tersebut, mata anda sudah seharusnya mempunyai ketebalan kornea yang sangat baik dan cocok untuk diterapkan pada operasi lasik.

  1. Mata Yang Tidak Mengalami Kesalahan Bias Tinggi

Jika Anda menderita rabun jauh atau miopi, maka tidaklah direkomendasikan untuk operasi apabila terlalu tinggi. Rabun jauh yang terlalu tinggi, bisa membuat mata Anda mengalami pengikisan kornea yang terlalu banyak sehingga bisa menimbulkan komplikasi gangguan setelah operasi.

  1. Umur Yang Tepat

Prosedur lasik mata tertentu mengharuskan anda untuk memulai operasi pada umur 18 tahun dan yang lain minimal harus 21 tahun. Sedangkan, untuk batasan lasik mata, tidak ada batasan umum mengenai usia. Namun, perlu digarisbawahi bahwa ketika anda mencapai usia 40 tahunan, maka anda mungkin masih memerlukan kacamata dalam rangka meningkatkan penglihatan mata setelah operasi tersebut. Tentu saja, kacamata yang diperlukan tidaklah seperi sebeumnya karena kesalahan bias yang anda miliki sudah diperbaiki.

  1. Harus Melepas Kaca Mata Atau Lensa Kontak

Syarat operasi lasik mata minus ini bertujuan untuk membiasakan dan menghilangkan ketegangan mata, biasanya penderita mata minus yang melakukan lasik mata minimal harus melepas kacamata atau lensa kontak 3 minggu sebelum melakukan lasik pada mata.

  1. Mengharapkan Hasil Yang Realistis

Sementara sebagian besar hasil operasi ini sangat baik, Anda harus sepenuhnya menyadari efek samping, risiko, dan potensi komplikasi lasik mata sebelum Anda memilih untuk menjalani prosedur. Seorang ahli bedah mata LASIK yang berpengalaman akan memberitahu Anda apakah Anda seorang calon yang baik untuk operasi laser mata, atau jika jenis lain dari bedah refraktif mungkin lebih tepat. Sangat penting untuk memberitahu dokter bedah Anda semua informasi terkait yang berhubungan dengan kesehatan dan riwayat medis untuk memastikan Anda mencapai hasil yang terbaik dalam operasi lasik mata.

  1. Memiliki Penglihatan Yang Stabil

Hal ini mungkin bisa dikonsultasikan kepada dokter mata untuk lebih memastikan mata anda stabil atau tidak dalam setahun belakang.

  1. Tidak Sedang Dalam Kondisi Hamil

Ibu hamil biasanya sangat sensitif, dan biasanya lasik mata tidak bisa dilakukan pada ibu hamil.

  1. Tidak Memiliki Penyakit Degeneratif Dan Penyakit Berbahaya Lainnya

Syarat operasi lasik mata minus yaitu tidak memiliki penyakit degeneratif dan penyakit berbahaya lainnya. Jenis penyakit berbahaya tersebut biasanya adalah penyakit yang sangat erat dengan kekebalan tubuh, seperti diabetes, lupus, aids dan lain-lain. Hal ini sangat memiliki resiko tinggi terhadap penderita, dan lain-lain.

Agar operasi lasik berjalan lancar, Anda harus mempersiapkan diri dengan baik, seperti berhenti memakai lensa kontak selama beberapa minggu sebelum operasi, hindari memakai riasan mata sehari sebelum operasi dan pada saat operasi dilakukan, dan terakhir jaga kebersihan area mata Anda.

Syarat Operasi Lasik Mata Minus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Biaya Lasik Mata Di Jakarta

Biaya Lasik Mata Di Jakarta

 

Biaya Lasik Mata Di Jakarta – Operasi lasik merupakan suatu tindakan operasi yang dapat memberikan solusi kelainan refraksi mata, sehingga setelah dilakukan tindakan operasi lasik, Anda dapat terbebas dari penggunaan kacamata/lensa kontak. Operasi lasik dilakukan dengan membedah mata, memperbaiki lensa mata dengan bantuan peralatan laser canggih.

Biaya Lasik Mata Di Jakarta

Biaya Lasik Mata Di Jakarta

Lasik Mata menggunakan sinar laser ultraviolet untuk menghilangkan jaringan kornea mata dan member bentuk baru sehingga cahaya bisa focus dengan jelas pada retina. Lasik menyebabkan kornea mata menjadi lebih tipis. Lasik merupakan prosedur operasi yang mudah dan tidak perlu perawatan inap untuk pasien. Prosedur ini hanya membutuhkan waktu sekitar 10 sampai 15 menit saja. Bius atau anestesi yang digunakan hanya sejenis tetes mata yang membuat permukaan mata menjadi mati rasa.

Operasi lasik telah dibuktikan aman dan efektif untuk kebanyakan orang-orang. Dengan penyaringan dan pemilihan pasien secara hati-hati, harapan-harapan yang layak, dan dalam perawatan dari seorang ahli bedah yang berpengalaman, kebanyakan pasien-pasien akan sangat senang dengan hasil-hasil mereka.

Syarat Operasi Lasik Mata Agar Berjalan Lancar Dan Berhasil

Untuk menjalankan lasik, maka mata anda harus memenuhi beragam kriteria mendasar dan amat penting. Kemudian, apa saja criteria yang harus dipenuhi oleh seorang calon konsumen terhadap lasik mata? Anda bisa mendapatkan jawabannya berikut ini.

  • Mata anda harus sehat.
  • Ketebalan kornea yang cukup.
  • Mata yang tidak mengalami kesalahan bias tinggi.
  • Umur yang tepat, usia diatas 18 tahun.
  • Melepas softlens selama 14 hari atau hard lens selama 30 hari sebelum Lasik.
  • Tidak sedang hamil/menyusui.
  • Tidak ada tekanan mata tinggi.
  • Tidak ada infeksi.
  • Tidak ada masalah katarak.

Kelebihan Operasi Lasik

Operasi lasik telah dibuktikan aman dan efektif untuk kebanyakan orang-orang. Dengan penyaringan dan pemilihan pasien secara hati-hati, harapan-harapan yang layak, dan dalam perawatan dari seorang ahli bedah yang berpengalaman, kebanyakan pasien akan sangat senang dengan hasil operasi matanya. Ini adalah beberapa dari keuntungan-keuntungan lain dari operasi lasik :

  • LASIK mampu untuk mengkoreksi secara akurat kebanyakan tingkatan-tingkatan dari myopia (rabun jauh), hyperopia (rabun dekat) dan astigmatisme.
  • Prosedurnya cepat, biasanya berlangsung hanya lima sampai 10 menit dan biasanya tidak sakit.
  • Karena lasernya dituntun oleh sebuah komputer, ia adalah sangat tepat dan hasil-hasilnya adalah sangat akurat.
  • Pada kebanyakan kasus, suatu sekali operasi sudah cukup untuk mengatasi semua masalah mata. Namun bagaimanapun, perawatan lanjutan atau operasi kedua bisa saja dilakukan jika diperlukan.

Biaya Lasik Mata Di Jakarta Eye Center

Berikut adalah daftar Biaya lasik mata di Jakarta Eye Center yang di dapat berdasarkan pada website JEC Jakarta per Maret 2016 :

Biaya lasik mata di Jakarta Eye Center Menteng

  • Photorefractive Keratectomy (PRK) Rp. 10.000.000
  • Biaya operasi lasik di Jakarta Eye Center M-Lasik Rp. 12.000.000
  • Z2 Lasik Rp. 25.000.000

Biaya lasik mata di Jakarta Eye Center Kedoya

  • Photorefractive Keratectomy (PRK) Rp. 10.000.000
  • M-Lasik Rp. 13.000.000
  • 7D-Z Lasik Rp. 26.000.000
  • No Touch Lasik Rp. 21.000.000
  • Presbymax Rp. 29.900.000
  • Lasik Xtra Rp. 40.000.000

*Biaya operasi lasik di Jakarta Eye Center tersebut untuk tindakan 2 mata

*Biaya operasi lasik di Jakarta Eye Center diatas hanya untuk tindakan lasik saja, belum termasuk biaya pemeriksaan awal

Itulah daftar Biaya lasik mata di Jakarta Eye Center. Sebagai penutup, karena sehat itu mahal harganya, maka mulailah membiasakan diri untuk hidup sehat. Hidup sehat itu bukan dengan makan makanan yang mahal, tapi cukup dengan makan makanan yang bergizi dan bervitamin. Anda tidak perlu setiap bulan cek up ke dokter mata, anda bisa setiap hari menjaga kebersihan dan keselamatan mata anda terutama ketika beraktivitas di depan monitor dalam waktu yang cukup lama. Selain itu jauhi kebiasaan merokok dan minum minuman keras. Karena ada indikasi keduanya menjadi penyebab mata katarak. Itu semua ulasan mengenai biaya lasik mata di Jakarta, semoga bermanfaat.

Biaya Lasik Mata Di Jakarta

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Lasik Mata Di Indonesia

Lasik Mata Di Indonesia

 

Lasik Mata Di Indonesia – Sudah lelah bergantung terus-menerus kepada kacamata atau lensa kontak demi bisa melihat dengan jelas? Jika demikian, mungkin kini saatnya mempertimbangkan operasi lasik mata untuk memperbaiki fokus penglihatan Anda. Sayangnya masih sedikit masyarakat yang enggan mencoba prosedur ini karena dianggap mahal.

Lasik Mata Di Indonesia

Lasik Mata Di Indonesia

Harus diakui bahwa biaya lasik mata tergolong mahal. Tapi coba Anda renungkan apa yang akan Anda dapatkan ketika prosedur ini berhasil meski memang biaya lasik mata cukup mahal. Anda bisa hidup dengan penglihatan yang baik, penampilan Anda menjadi lebih segar tanpa kacamata besar dan yang terpenting, prosedur ini adalah aset masa depan karena hasil dari prosedur lasik terbukti awet sebanding dengan biaya lasik mata yang mahal.

Proses operasi lasik mata diawali dengan pengangkatan lapisan kornea mata, kemudian kornea mata disinari dengan laser berfrekuensi tinggi untuk mengembalikan bentuk dan fungsi kornea mata pada posisi normal. Setelah proses penyinaran tersebut, lapisan kornea mata dipasangkan lagi ke mata pasien. Jika lapisan kornea mata tersebut sudah cukup rusak maka dokter akan menggantinya dengan lapisan kornea mata buatan.

Tapi anda tidak perlu khawatir karena meski buatan manusia, tapi lapisan kornea mata buatan ini sangat mirip dengan aslinya serta aman untuk mata. Saat ini di Indonesia sudah ada rumah sakit dan dokter yang memberikan jasa operasi lasik mata. Sehingga anda tidak perlu repot repot harus terbang ke China atau Singapura hanya untuk melakukan operasi lasik mata tersebut.

Melakukan operasi LASIK mata sebenarnya tak perlu dilakukan di luar negeri, pasalnya sudah banyak rumah sakit yang melayani operasi LASIK mata di Jakarta, salah satunya adalah Klinik Mata Nusantara (KMN).

Kenapa tidak perlu melakukan operasi LASIK mata ke luar negeri ? Simak alasannya berikut ini :

  1. Biaya Lebih Murah

Sudah jadi rahasia umum jika Singapura menjadi lokasi favorit untuk melakukan operasi, tak terkecuali untuk operasi LASIK mata. Padahal operasi LASIK mata di Jakarta sudah bisa dilakukan dengan peralatan canggih tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi dan akomodasi.

Biaya operasi LASIK mata di Singapura dimulai dari Rp 40 juta hingga Rp 70 juta-an untuk sepasang mata. Biaya tersebut belum termasuk biaya tahap pra LASIK, akomodasi, dan transportasi ke sana. Sementara di Indonesia, operasi LASIK mata bisa dilakukan mulai dari Rp 20 juta-an.

Misalnya saja di Klinik Mata Nusantara (KMN) yang berlokasi di Jakarta, dimana biaya operasi LASIK mata-nya hanya sebesar Rp 33 juta untuk 2 mata, yang sudah termasuk biaya konsultasi dan administrasi dan semua pemeriksaan komprehensif lainnya.

  1. Sudah Menggunakan Peralatan Canggih

Peralatan yang digunakan untuk melakukan operasi laser mata di Jakarta sebenarnya tak kalah canggih dengan Singapura atau negara lainnya. Klinik Mata Nusantara menggunakan teknologi terkini untuk proses operasi LASIK mata. Misalnya saja dalam pembuatan flap.

Flap menggunakan teknologi iFS™ Advanced Femtosecond Laser. Pada tahap ini 100 % flap dibuat dengan menggunakan laser (blade free), yang akan menghasilkan flap yang benar-benar personal untuk Anda. Ada beberapa keunggulan dari teknologi pembuatan flap ini, seperti :

  • Proses lebih cepat hanya 10 detik—berbeda dengan teknologi femtosecond laser yang membutuhkan waktu sekitar 30-4- detik.
  • Flap lebih licin dan halus serta memiliki ketebalan yang dibutuhkan.
  • Karena dilakukan dengan sinar laser yang dikontrol 100% oleh komputer, maka menghasilkan flap dengan presisi yang sangat tinggi dengan tingkat keakuratan yang sangat luar biasa.
  • Flap dapat dibuat lebih tipis. Sehingga pasien yang tadinya tidak bisa di-LASIK karena korneanya tipis, sekarang memiliki kesempatan untuk menjalani tindakan ini.
  • Mempunyai daya rekat lebih baik, sehingga proses penyembuhan jauh lebih cepat.
  • Lebih stabil karena memiliki bentuk “potongan” yang khusus.
  • Memiliki risiko komplikasi yang lebih rendah dibandingkan dengan memakai pisau elektrik (Mikrokeratom).
  • Mengurangi risiko terjadinya HOA (High Order Aberrations).
  • Risiko mata kering juga jauh lebih berkurang.
  1. Dokter yang Berpengalaman

Dokter di Indonesia, khususnya di Klinik Mata Nusantara (KMN) juga tak kalah berpengalaman dan profesional dibandingkan dengan luar negeri. Mereka akan membantu Anda memperbaiki masalah pada mata sesuai dengan spesialisasinya.

Lasik Mata Di Indonesia

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment